Tenggarong Seberang – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Muhammad Samsun, kembali turun ke masyarakat untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan. Kali ini, ia menggelar kegiatan penyebarluasan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, di Kelurahan Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Selasa (14/10/2025).
Acara tersebut berlangsung penuh keakraban. Warga yang hadir tampak antusias mendengarkan penjelasan Samsun tentang pentingnya menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menuturkan, pendidikan kebangsaan harus dimulai dari lingkungan terkecil agar mampu membentuk masyarakat yang saling menghargai dan bersatu.
“Pancasila menjadi dasar moral yang mengikat kita semua. Lewat semangat gotong royong dan rasa kebersamaan, kita bisa menjaga keharmonisan di tengah perbedaan,” ungkap Samsun.
Menurutnya, isi dari Perda ini tidak hanya menekankan aspek pendidikan formal, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan semangat kebangsaan dalam tindakan nyata. Nilai solidaritas, toleransi, dan persaudaraan harus menjadi bagian dari budaya sosial di Kalimantan Timur.
“Peraturan ini hadir untuk memperkuat karakter masyarakat Kaltim agar tetap menjunjung nilai persatuan dan kepedulian antarwarga,” tambahnya.
Sesi diskusi pun berjalan dinamis. Sejumlah warga menyampaikan pandangan mereka tentang pentingnya membangun sikap saling menghormati dan bekerja sama tanpa memandang latar belakang. Samsun menilai keterlibatan masyarakat seperti ini sangat penting agar pesan dari peraturan daerah benar-benar tersampaikan dengan baik.
Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi awal dari gerakan bersama untuk memperkuat semangat nasionalisme di Kalimantan Timur. Melalui pendidikan karakter berbasis Pancasila, masyarakat diharapkan mampu menjaga ketertiban sosial dan mempererat hubungan antarwarga.
“Kita ingin seluruh lapisan masyarakat memiliki kesadaran kebangsaan yang tinggi dan terus menumbuhkan semangat gotong royong sebagai wujud cinta tanah air,” tutup Samsun.
Momen ini menjadi pengingat bahwa nilai Pancasila bukan hanya simbol, tetapi pedoman hidup yang harus dihidupkan dalam tindakan sehari-hari demi terwujudnya masyarakat yang rukun dan berkarakter kuat.






