Don't Show Again Yes, I would!

DPRD Samarinda: Pentingnya Pemberdayaan UMKM di Tengah Penataan Kota

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Suparno.

Samarinda — Suparno, Anggota Komisi I DPRD Samarinda, menegaskan pentingnya pemerintah kota untuk memberikan fasilitas dan memberdayakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah proses penataan kota yang sedang berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks maraknya kehadiran gerobak kopi di berbagai sudut Kota Samarinda, yang menarik perhatian DPRD untuk mencari solusi penataan yang tidak merugikan pelaku UMKM.

“Penataan itu penting, tetapi jangan sampai mematikan usaha rakyat kecil,” ungkap Suparno, saat menyampaikan pendapatnya mengenai situasi terkini. Ia menggarisbawahi bahwa kebijakan yang diambil oleh pemerintah seharusnya bersifat persuasif dan solutif, bukan sekadar melakukan tindakan penggusuran.

Keberadaan gerobak kopi yang memanfaatkan trotoar dan jalan raya memang memberikan dampak terhadap estetika kota dan kelancaran mobilitas warga.

Namun, pendekatan yang terlalu kaku dalam penertiban justru dapat menimbulkan konflik sosial dan mengancam sumber penghidupan masyarakat kecil.

“Kalau dilihat dari sisi kemanusiaan, sangat disayangkan jika mereka yang berjuang di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih justru terpinggirkan,” tegas Suparno.

Dia menjelaskan pentingnya mempertimbangkan solusi yang lebih manusiawi dan terencana.

Suparno mengusulkan agar pemerintah kota melakukan kajian untuk membentuk zona-zona khusus bagi pelaku usaha gerobakan, beserta pengaturan jam operasional yang jelas.

“Misalnya, menetapkan lokasi tertentu yang bisa digunakan untuk berjualan dengan waktu operasional yang telah ditentukan. Dengan cara ini, kita bisa menjaga ketertiban kota sekaligus mendorong ekonomi rakyat,” jelasnya.

Ia juga mencatat bahwa penertiban harus melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk dinas teknis, kelurahan, dan kecamatan.

Pendekatan kolaboratif demikian diyakini Suparno akan lebih efektif dan berkelanjutan dibandingkan tindakan represif yang hanya mengandalkan Satpol PP.

Suparno berharap, dengan langkah-langkah kongkret yang diambil oleh pemerintah kota, pelaku UMKM akan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk bertahan dan berkembang di tengah dinamika perubahan kota.

“Kita semua harus bersinergi demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Share: