Kutai Kartanegara – Sosialisasi penguatan daerah yang digelar di Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara, Sabtu (16/8/2025), menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat akan arti kebersamaan dalam keberagaman.
Acara yang dipimpin oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Muhammad Samsun, menghadirkan materi mengenai multikulturalisme. Konsep ini menekankan bahwa perbedaan budaya, etnis, dan keyakinan adalah sebuah kekayaan yang harus dijaga bersama, bukan justru dipertentangkan.
“Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang mampu hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, dan berinteraksi satu sama lain. Itulah kunci penguatan daerah kita di Kaltim,” tutur Samsun di hadapan warga.
Ia menegaskan, kekuatan daerah tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada kemampuan warganya menjaga harmoni sosial. “Kalau masyarakat rukun, pembangunan akan lebih mudah berjalan. Kita harus menjadikan keberagaman sebagai modal utama, bukan hambatan,” tambahnya.
Warga yang hadir mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Mereka berharap nilai-nilai multikulturalisme bisa terus ditanamkan, terutama pada generasi muda, agar Samboja Barat dan Kalimantan Timur semakin solid menghadapi tantangan pembangunan.






