Don't Show Again Yes, I would!

SMP Baru Hadir di Desa Separi, Warga: Kini Anak Kami Tak Perlu Lagi Menyeberang ke Sekolah

Kepala Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Supriyanto, mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya gedung baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satuan Pemukiman Transmigrasi (SPT) di wilayahnya.

TENGGARONG – Kepala Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Supriyanto, mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya gedung baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satuan Pemukiman Transmigrasi (SPT) di wilayahnya.

Bagi Supriyanto, kehadiran SMP ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

“Kami sebagai pemerintah desa sangat bersyukur dan bangga karena akhirnya anak-anak di Separi tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mengenyam pendidikan SMP. Ini benar-benar bentuk kepedulian pemerintah yang kami rasakan langsung,” ujar Supriyanto, Selasa (27/5/2025).

Selama ini, lanjutnya, warga menghadapi tantangan dalam mengakses pendidikan lanjutan setelah tingkat SD.

Anak-anak terpaksa harus menyeberangi sungai atau menempuh perjalanan jauh ke desa tetangga. Dengan hadirnya SMP SPT, hambatan itu kini teratasi.

“Gedung sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tapi simbol kemajuan dan harapan bagi generasi muda di desa kami,” tambahnya.

Kehadiran SMP SPT juga disambut antusias oleh warga. Karmi (42), seorang ibu rumah tangga yang anaknya baru saja lulus SD, mengaku sangat lega karena kini anaknya bisa sekolah lebih dekat dari rumah.

“Biasanya kami harus bangun subuh-subuh, antar anak ke sekolah pakai motor ke desa sebelah. Sekarang sudah ada di kampung sendiri, lebih aman dan hemat,” ujarnya.

Yanto (45), warga lainnya yang bekerja sebagai buruh tani, menilai kehadiran SMP ini sebagai langkah besar untuk pemerataan pendidikan di wilayah transmigrasi.

“Sekolah ini jadi bukti kalau pemerintah tidak lupa dengan desa. Kami merasa diperhatikan. Anak-anak kami sekarang punya semangat baru,” katanya.

Supriyanto juga menyampaikan terima kasih atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar melalui program Kukar Idaman, yang tidak hanya menyasar pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah transmigrasi seperti Desa Separi.

Ia berharap ke depan, sekolah ini tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga secara kualitas—baik dari sisi tenaga pendidik, kurikulum, maupun fasilitas pendukung seperti laboratorium dan perpustakaan.

“Kami dari pihak desa siap mendukung pengembangan sekolah ini ke depan. Ini amanah besar untuk kita semua agar pendidikan di Separi benar-benar bisa sejajar dengan daerah lain,” pungkasnya.

Dengan hadirnya SMP SPT, Desa Separi menandai babak baru dalam pembangunan sumber daya manusia. Masyarakat tak hanya melihat sekolah sebagai bangunan, tetapi sebagai peluang untuk mengangkat masa depan anak-anak mereka. (adv)

Share: