Don't Show Again Yes, I would!

Festival Kreatif Pemuda Ramadan 2025, Buka Peluang Ekonomi bagi Anak Muda Kukar

Festival Kreatif Pemuda Ramadan (FKPR) 2 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

TENGGARONG – Festival Kreatif Pemuda Ramadan (FKPR) 2 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bukan sekadar ajang ekspresi seni dan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi generasi muda.

Dengan diadakannya lomba-lomba seperti Menyeduh Kopi (barista muda) dan Fashion Show Muslimah, festival ini secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kalangan anak muda Kukar.

Para peserta tidak hanya menunjukkan keterampilan mereka, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memasarkan produk dan jasa mereka ke khalayak yang lebih luas.

“Kegiatan ini bisa menjadi batu loncatan bagi anak muda yang ingin terjun ke dunia usaha, terutama di sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang,” ujar Sunggono, Sekretaris Daerah Kukar, dalam sambutannya saat pembukaan acara, Kamis (13/3/2025) malam.

FKPR 2 turut melibatkan komunitas wirausaha pemuda, influencer, dan pelaku industri kreatif lokal sebagai mentor bagi peserta. Ini menjadi kesempatan langka bagi anak muda untuk mendapatkan ilmu langsung dari para praktisi yang sudah berpengalaman.

Salah satu yang menarik dari FKPR tahun ini adalah keterlibatan warga binaan Lapas Kelas II Tenggarong dalam beberapa kategori lomba.

Ini menjadi wujud nyata dari inklusivitas festival dan membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan yang kelak bisa menjadi modal usaha setelah kembali ke masyarakat.

“Dengan adanya program seperti ini, warga binaan bisa mendapatkan pengalaman baru dan memiliki kesempatan untuk menata kehidupan yang lebih baik setelah keluar dari lapas,” ujar salah satu panitia FKPR.

Festival yang telah menjadi agenda tahunan Bupati Kukar, Edi Damansyah, ini diharapkan terus berkembang sebagai wadah kreativitas sekaligus pembuka jalan bagi generasi muda dalam dunia seni, budaya, dan wirausaha.

Dengan semangat Ramadan, FKPR membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga bisa menjadi pintu bagi kemandirian ekonomi pemuda Kukar. (ADV)

Share: