Kutai Kartanegara, Satusuara.co – Kutai Kartanegara bersiap mencatat sejarah baru dalam dunia seni budaya melalui pertunjukan Tari Jepen massal yang melibatkan 1.000 peserta. Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) menargetkan acara spektakuler ini dapat mencetak Rekor MURI sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Plt Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Ahmad, menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal jumlah peserta, tetapi juga upaya strategis untuk mempromosikan dan melestarikan Tari Jepen, tarian tradisional yang menjadi ikon budaya Kutai.
“InsyaAllah nanti akan ada seribu peserta yang menari Jepen secara massal. Untuk lokasi, masih kami pertimbangkan, apakah di stadion, objek wisata, atau mungkin di jalan,” ungkapnya.
Rangkaian acara ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, dimulai dengan workshop pada dua hari pertama untuk memperkenalkan 13 gerakan dasar Tari Jepen. Puncak acara akan menampilkan tarian massal yang melibatkan berbagai kelompok seni di Kutai Kartanegara.
“Banyak yang belum tahu bahwa Tari Jepen memiliki 13 gerakan dasar. Jadi melalui workshop ini, kita ingin mengenalkan kembali standar dari tarian ini sebelum tampil di acara puncak,” jelas Ivan.
Selain mengejar rekor, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan edukasi budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Ivan menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap gerakan dasar Tari Jepen, meskipun variasi kreatif terus berkembang.
“Kami ingin memastikan semua peserta memahami esensi dan nilai seni dari Tari Jepen. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemecahan rekor, tetapi juga langkah pelestarian budaya yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dispar Kukar optimis bahwa acara ini akan menjadi magnet besar bagi masyarakat dan wisatawan, sekaligus memperkuat identitas Kutai Kartanegara sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya.






