Kutai Kartanegara, Satusuara.co – Pembangunan perpustakaan desa di Rapak Lambur kini hampir rampung, dengan progres mencapai 80-90 persen.
Dikatakan Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, perpustakaan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi juga sebagai pusat literasi yang akan mendorong minat baca, terutama di kalangan generasi muda.
“Perpustakaan ini bukan hanya soal ruang, tapi lebih kepada menciptakan tempat yang menginspirasi anak-anak untuk lebih gemar membaca,” ungkap Yusuf.
Rencananya, fasilitas ini akan dilengkapi dengan koleksi buku yang lebih bervariasi, hasil kerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar. Buku-buku untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, akan tersedia di sini.
“Dengan keberagaman koleksi yang kami ajukan, kami berharap perpustakaan ini dapat memenuhi kebutuhan literasi seluruh masyarakat, dari anak-anak hingga pelajar yang lebih tua,” tambah Yusuf.
Lokasinya yang strategis, tepat di samping Kantor Desa, membuat perpustakaan ini mudah diakses oleh semua warga. Dengan fasilitas yang lebih baik, Yusuf optimis bahwa perpustakaan desa ini akan menjadi pusat kegiatan literasi yang menginspirasi dan mendukung perkembangan pendidikan di desa.
“Kami ingin perpustakaan ini menjadi tempat yang tidak hanya menyimpan buku, tetapi juga menghidupkan semangat belajar di Rapak Lambur,” tutupnya.






